Batik si Kembar menyediakan busana batik modern,kami menjual batik modern di toko kami.koleksi lengkap busana batik modern.info hub WA 081 228 916 938

Kamis, 20 Oktober 2016

Batik Merupakan Pakaian Resmi | 081 228 916 938






BATIK  MENJADI PAKAIAN RESMI

Kini, pakaian batik tak lagi identik dengan acara-acara tradisional di daerah. Perhelatan nontradisional pun kini kerap diwarnai berbagai busana dan aksesori bercorak batik. Batik tak hanya menjadi tren busana untuk acara pernikahan ataupun acara formal lainnya. Berbagai kalangan mulai dari pekerja kantoran, wirausaha, pekerja seni, hingga pelajar dan mahasiswa mulai bangga mengenakan pakaian batik.
Fakta bahwa batik sudah menjadi bagian dari gaya berbusana masyarakat Indonesia juga tampak dalam hasil jajak pendapat Kompas. Separuh responden yang berhasil terjaring dalam jajak pendapat ini mengaku memiliki pakaian bermotif batik lebih dari lima potong. Bahkan, 37 persen responden mengaku menyimpan pakaian batik lebih dari 11 potong dengan berbagai model di lemari mereka.
Batik sebenarnya telah menyejarah di Indonesia. Ada beberapa pendapat yang menyebutkan tentang asal-usul batik. Pendapat pertama mengatakan bahwa batik berasal dari dalam keraton di Jawa, khususnya Yogyakarta dan Solo.
Pada masa itu hanya raja dan keluarganya yang berhak mengenakan batik. Oleh para pegawai keraton, batik kemudian berkembang dan tersebar di luar keraton. Sebaliknya pendapat lain mengatakan bahwa batik bermula dari daerah pesisir yang kemudian berkembang ke wilayah yang lebih luas.
Baik berasal dari keraton maupun pesisir, keduanya kemungkinan benar. Faktanya batik keraton berbeda corak dan warnanya dengan batik pesisir. Selain motifnya lebih abstrak, warna-warna batik yang diyakini berasal dari Yogyakarta dan Solo punya kecenderungan lebih gelap dan tidak mengandung banyak unsur warna. Umumnya paduan warnanya hanya terdiri dari dua atau tiga jenis, yaitu hitam, coklat, dan putih.
Karena berasal dari keraton, motif batik identik dengan simbol kekuasaan. Motif parang rusak atau parang kusumo, misalnya, dulu hanya boleh dikenakan oleh orang-orang tertentu. Kini semua lapisan masyarakat bisa menggunakannya. Motif dan warnanya pun telah banyak dimodifikasi sehingga lebih menarik minat banyak kalangan.
Sementara itu, batik pesisir memiliki kekhasan yang berbeda dengan batik keraton. Motif bunga-bunga dan warna-warna yang lebih cerah adalah ciri khas batik pesisir.

Beberapa sentra batik pesisir bisa dijumpai, di antaranya di Cirebon, Pekalongan, dan Madura. Bahkan, kini semakin banyak wilayah di luar Jawa yang juga mengembangkan kerajinan batik. Bali, Makassar, atau Papua, misalnya, makin banyak melahirkan motif-motif batik yang tak kalah menarik dengan motif yang telah beredar di pasaran.
Meski motif dan corak batik di Indonesia sangat beragam, responden jajak pendapat kali ini memiliki preferensi yang hampir seragam. Bagi sebagian besar responden, batik klasik Jawa masih menjadi favorit mereka hingga saat ini. Lima dari 10 orang menyebutkan bahwa batik Jogja dan Solo adalah motif batik yang paling mereka sukai.
Batik semakin diminati lantaran kegunaannya tidak lagi terbatas untuk acara-acara formal. Sejumlah kantor pemerintah dan perusahaan swasta mewajibkan karyawan mengenakan baju batik pada hari-hari tertentu.
Motifnya pun tidak melulu harus seragam. Karyawan di sejumlah perusahaan bebas menggunakan pakaian batik dengan motif sesuai dengan selera masing-masing. Bagi sebagian pekerja kantoran, hari Jumat menjadi hari wajib berpakaian batik. Tanpa diminta pun banyak karyawan baik laki-laki maupun perempuan sukarela berbatik ria ke kantor.
Motif batik juga menjadi tren seragam sekolah. Banyak instansi pendidikan yang mewajibkan murid-muridnya mengenakan baju batik. Sekolah swasta di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Sang Timur, adalah salah satu sekolah yang menerapkan aturan wajib memakai baju batik kepada murid-muridnya. Setidaknya sekali dalam sepekan, aneka corak dan warna-warni motif batik dikenakan siswa mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Kami

Diberdayakan oleh Blogger.